Struktur Baru Kurikulum Merdeka 2023/2024, Seperti Apa?

Struktur baru kurikulum merdeka

Struktur baru Kurikulum Merdeka telah diumumkan Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdikbudristek) yang akan diterapkan pada tahun ajaran 2023/2024. Dalam struktur baru ini, terdapat beberapa perubahan yang bertujuan untuk meningkatkan pembelajaran di setiap tingkat pendidikan.

Struktur Baru Kurikulum Merdeka

Melalui akun Instagram resmi @ditjen.gtk.kemdikbud, Kemdikbud mengumumkan tentang struktur baru Kurikulum Merdeka terbaru yang mencakup pencapaian pembelajaran, isi pembelajaran, dan beban belajar.

Kemdikbudristek juga menjelaskan bahwa struktur baru Kurikulum Merdeka untuk SMA/MAK terdiri dari pembelajaran intrakurikuler dan proyek penguatan profil Pelajar Pancasila. Dalam struktur Kurikulum ini, beban belajar untuk setiap mata pelajaran dalam jam pelajaran tahunan juga diatur.

Dengan demikian, satuan pendidikan memiliki fleksibilitas dalam mengatur pembelajaran menggunakan sistem blok, di mana lokasi dan waktu pembelajaran setiap minggunya tidak selalu sama, terutama dalam satu tahun.

Untuk jenjang SD/MI/sederajat, struktur baru Kurikulum Merdeka mengizinkan pendekatan pembelajaran berdasarkan mata pelajaran atau tematik. Kurikulum ini dibagi menjadi tiga fase, yaitu fase A untuk kelas 1 dan 2, fase B untuk kelas 3 dan 4, dan fase C untuk kelas 5 dan 6.

Baca Juga RPP Kurikulum Merdeka Kelas 1 SD

Pada jenjang SMP/MTs/sederajat, pencapaian pembelajaran dilakukan dalam satu fase, yaitu fase D untuk kelas 7, 8, dan 9.

Sementara itu, pada jenjang SMA/MA/sederajat, mata pelajaran yang termasuk dalam struktur Kurikulum Merdeka untuk kelas 10 merupakan mata pelajaran wajib bagi semua siswa. Pemilihan mata pelajaran dilakukan pada kelas 11 dan 12. Pencapaian pembelajaran untuk jenjang SMA/MA atau yang setara terdiri dari dua fase, yaitu fase E untuk kelas 10 dan fase F untuk kelas 11 dan 12.

Perlu diketahui bahwa penerapan struktur baru Kurikulum Merdeka akan dimulai pada tahun ajaran 2023/2024.

Keunggulan Kurikulum Merdeka

Kurikulum Merdeka juga mengenalkan pendekatan lintas disiplin, di mana berbagai mata pelajaran diintegrasikan untuk memberikan pemahaman yang lebih holistik dan terintegrasi kepada siswa. Pendekatan ini bertujuan untuk mengembangkan keterampilan berpikir kritis, kreativitas, dan kemampuan pemecahan masalah yang diperlukan dalam kehidupan nyata.

Baca Juga Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila

Penekanan Pengembangan Karakter

Kurikulum ini juga memberikan penekanan yang lebih besar pada pengembangan karakter dan soft skills. Siswa akan diajarkan nilai-nilai seperti kepemimpinan, kolaborasi, komunikasi efektif, dan tanggung jawab sosial. Tujuannya adalah untuk membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki integritas moral dan kemampuan sosial yang tinggi.

Pendekatan Berbasis Proyek

Kurikulum Merdeka juga mengadopsi pendekatan berbasis proyek, di mana siswa akan diberikan proyek-proyek nyata yang relevan dengan kehidupan sehari-hari. Hal ini memungkinkan siswa untuk mengaplikasikan pengetahuan dan keterampilan yang telah dipelajari dalam konteks yang konkrit. Pendekatan ini diharapkan dapat meningkatkan motivasi belajar siswa dan memberikan pengalaman pembelajaran yang lebih bermakna.

Dengan memberikan kebebasan kepada sekolah dan guru, diharapkan pembelajaran dapat disesuaikan dengan kebutuhan siswa dan menghasilkan lulusan yang siap menghadapi tantangan masa depan.

Baca Juga Diklat Penyusunan PTK Kurikulum Merdeka

Melalui struktur baru Kurikulum Merdeka, diharapkan pendidikan di Indonesia dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi positif bagi perkembangan siswa.

Salah satu Platform Diklat dengan 100% sertifikat terverifikasi asli by System. Ikuti berbagai Diklat yang diselenggarakan secara nasional. Daftar Diklat Terbaru Klik Disini

Related Articles

Responses

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *